Tampilkan postingan dengan label Dunia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia. Tampilkan semua postingan

jadi orang sibuk ,bag.2

Jumat, 05 November 2010


 Jika  kamu  adalah pelajar, berarti duniamu-dunia pelajar. Dunia pelajar ya..tentu belajar.Ayo masuki dunia ini...cintai dunia ini... gali dunia ini... dan dan... milikii dunia ini. Gunakan waktu yang ada untuk banyak belajar.Setiap kesempatan selama hidup 24 jam adalah peluang-peluang yang harus dimanfaatkan untuk menimba pengetahuan -pengalaman dan keterampilan. Kekuatan ilmu pengetahuan ,pengalaman dan kerterampilan diharapakan akan membentuk pandangan hidup-sikap hidup dan ketarampilan hidup sebagai perangkat membangun kehidupan yang kita idamkan.

Hidup adalah belajar.. belajar adalah hidup.Orang hidup harus belajar dan orang belajat agar bisa jalani hidup,nikmati hidup dan berbagi hidup.Tujuan kita sekolah-belajar atau masuk ke dunia pendidikan..jangan lupa ....don't forget.... jangan  nilai menjadi tujuan utama..jangan naik kelas atau lulus yang menjadi tujuan. Jika seperti itu... bisa jadi seorang siswa nilainya bagus tapi tidak punya pandangan hidup dans ikap hidup yang benar, apalagi keterampilan hidup.

Mari kita luruskan paradigma pendidikan...paradigma belajar!.Pendidikan yang utama bukan mengejar ijazah atau sertifikat.Buat apa punya ijazah aatau sertipikat tapi kemampuannya tidak bisa diandalkan..apalagi berkompetisi dengan orang lain!.Belajar atau pendidikan harus dipandang sebagi suatu proses dengan segala aktivitasnya untuk membentuk kualitas diri. Dalam setiap aktivitas dan kesibukannya dalam belajar selalu berpikir dengan tolak ukurnya" adakah yang bertambah dan berubah, apakah hari ini lebih baik dari kemarin, apa yang harus kita lakukan agar esok lebih baik hasilnya "

Perlu beri aplause kepada teman kita...Yuni Sara' lihat dia hidupnya semakin mandiri ,dia tidak banyak tergantung orangtuanya; mulai menyiapkan pakaian sekolahnya, belajarnya, makannya berusaha untuk berbuat sendiri.Dirinya selalu bicara.." dirumah ini saya saya harus banyak belajar, dan Ayah -Ibuku adalah guruku.Aku sadar suatu saat aku akan ditinggalkan atau meningglkan mereka. Segala sumber daya yang ia miliki berusaha dimanage(ditata-kelola) dengan sebaik-baiknya. Dia berpikir  berakit-rakit kehulu berenang-renang ketepian , tidak apalah hari ini serba kekurangan tapi besok saya harus menikmati jerih payah ini .

Disekolah adalah waktunya untuk banyak belajar ilmu pengetahuan dan keterampilan hidup lainnya .Sekolah adalah sebuah kesempatan yang tidak boleh disia-siakan. Aku harus benar-benar sibuk. Sibuk melakukan kegiatan belajar. Aku harus belajar dari guru, dari teman atau dari siapapun. Disekolah sumber belajar cukup banyak, satu diantaranya adanya perpustakaan, segudang buku disana tersedia. Aku harus sering datang untuk banyak baca - tulis , menggali informasi memperkaya pengetahuanku.

Mah...Pah... aku mohon izdin hari ini pulang agak sore.. ada apa? kata Ibunya. Nanti  mau ada kegiatan forum perpustakaan sampai jam tigaan(3)..terus kelompok belajar di rumah teman sampai jam lima sorean(5), kata anaknya.Pulangnya, dia tak nampak kelelahan, justru ekspresi wajahnya cukup ceria. Assalamualaikum... mah aku pulang...terus cium tangan Ibunya dan Ayahnya. Mah... hari ini aku sudah belajar ini...ini..ini aku senang mah..pah aku bertambah bisa.. terimakasih  yah.. mah..pah atas doanya . Malamnya, mulai pukul 19.30(tujuh) setelah istirahat sebentar, kemudian makan malam, dia ambil lagi alat tulisnya untuk membuka kembali  pelajaran tadi pagi lalu mempersiapkan belajar pelajaran esok harinya .Pukul 22.00 kemudian dia istirahat untuk tidur malamnya. Pukul 03.30 dia bangun; lalu shlat tahajud, kemudian diteruskan kembali membaca kembali yang sudah dipelajarinya. Pukul 05.00 dia shalat subuh , lalu membatu ibunya mengerjakan pekerjaan rumah. Setelah sarapan dan pakaian seragam lengkapnya dia berangkat sekolah lagi. Kebiasaan sebelum berangkat cium tangan dan minta doanya kepada Ayah dan Ibunya dia lakukan.Oh... kesibukan yang bermakna...Yakin Tuhan tak akan jauh dari dia.