Siapa Aku - Siapa Dia Bag.4

Rabu, 29 September 2010
Dia seorang anak dari keluarga miskin. Pekerjaan ayahnya seorang tukang bangunan. Profesinya sebagai tukang, tidak menjamin kebutuhan hidupnya, bahkan jauh dari cukup.Pekerjaan ini tidak tiap hari ada, kadang -kadang berminggu-minggu hanya diam dirumah, karena tidak ada pekerjaan.Sementara kebutuhan makan dan biaya anak sekolah tiap hari tak pernah absen.
Dengan jumlah uang sekolah(jajan)yang hanya Rp. 3000/hari dia tetap semangat untuk pergi sekolah, meskipun hati kecilnya sedikit agak risau..."apa uang ini bisa cukup ?...,karena disekolah tiap hari ada puingutan kas amal, iuran kelas dll.Jika ada keperluan yang lebih penting, ia mencoba tidak jajan,uangnya dikumpulkan untuk membeli LKS atau yang lainnya.Ia tidak berani minta  uang untuk keperluan lain, karena percuma saja,pasti orangtuaku akan menjawab" Nak..kita tdk punya uang..mudah-mudahan besok lusa ayahmu dapat uang lebih besar".