Jadilah Manusia
Oleh : Akhmad Solihin (Asol)
banyak yang lahir
terus mengalir.....
kepadatan besar
terjadilah....ledakan manusia
berkembanglah masalah
kebutuhan hidup
tingkat kesehatan,
pendidikan dan keamanan
jadilah manusia bermutu
berbuatlah jangan membatu
jadilah manusia berguna
mencair jangan membeku
Seperti pada bagian sebelumnya telah dibicarakan, bahwa akibat penduduk terus bertambah akan melahirkan peningkatan masalah kehidupan. Satu diantaranya lapangan pekerjaan sebagai alat untuk memenuhi kebutuhan hidup . fakta; ternyata ketersediaan lapangan pekerjaan tidak sebanding dengan jumlah pencari kerja. Artinya kita harus bersaing ketat dengan orang lain,yang kemungkinan orang lain lebih memiliki syarat yang dibutuhkan pencarai tenaga kerja.
Persoalannya... sudahkah kita menyiapkan diri untuk mengikuti persaingan tersebut. Tanpa persiapan yang ekstra( sunguh-sungguh) hal yang mustahil kita bisa jadi pemenang. Kecuali satu hal keberuntungan dari Tuhan( Allah yang maha Kuasa). Ait.... jangan terlalu berharap menunggu keberuntungan itu. Allah sangat tidak suka dengan orang yang malas, kita harus berjuang... bekerja keras penuh ikhlas dan keyakinan.
Tidak sedikit orang setelah memperolah keinginan (dapat pekerjaan),tetapi kemudian dia tidak memiliki ketahan kerja atau kesabaran menghadapi problema.Ada yang keluar inisiatip sendiri, dengan alasan akhh... pekerjaannnya terlaluberat sedangkan gajinya sedikit, untukmakan saja tidak cukup. Kita tidak menyadari...akan sangat sulit jika kita tanam biji sekarang kita petik buahnya. Semuanya akan perlu proses... perlu waktu.. perlu tindakan... perlu kesabaran dll.
Sebagian lagi ada yang keluar dari pekerjaannya karena di PHK. Kenapa diadi PHK ?...beberapa penyebabnya; perusahaan tidak mengalami kemajuan atau mungkin diambang kebangkrutan( pailit). Hal lainnya karena memang kualitas individu(pekerja) dinilai tidak bermutu.. tidak produktip. Yang lucunya... sudah kemampuan kerjanya kurang bagus alias tidak sesuai harapan perusahaan... eh.. malah demo nuntut gaji naik. Kenapa kita tidak berpikir!!! sudahkah kita berbuat sesuatu yang membuat perusahaan ini tambah maju. Pernahkah kita berpikir? bahwa perusahaan ini sumber kehidupan kita dan keluarga (sumber nafkah), sehingga aku harus berusaha sekuat tenaga untuk memajukan perusahaan ini. Yakinlah... kalau kita banyak memberikan sesuatu buat orang lain... maka orang lain pun akan berbalas kebaikan.
Banyak orang bicara... aduh... susahnya cari pekerjaan!. Tapi ada lagi yang bicara sebenarnya pekerjaan itu banyak... sumber nafkah itu banyak, asal mau....Mungkin yang sulit adalah pekerjaannya enteng...ringan...keren... asyik tapi gajinya besar. Akh... gajinya kecil...ucap seorang yang pernah bekerja di sebuah perusahaan.Kita sangat salut kepada pemulung sampah. pekerjaannya kotor...panas -panasan atau hujan kehujan, hasilnya tidak seberapa. Mereka jalani dengan penuh keikhlasan dan kesabaran.Walaupun dia tidak mampu meraih impian indah, paling tidak mereka bisa hidup dan menjalani hidupnya dan berusaha untuk menikmatinya .
Pemulung mungkin lebih baik dari pada orang yang selalu menunggu bulan jatuh kepangkuannya , tanpa berbuat apapun. Pemulung mungkin lebih baik dari pada pengamen. Disisi lain pengamen ada positifnya; dia punya kemauan dan keberanian, tapi sisilain sering orang merasa terganggu. Kalaupun orang memberi sedikit uangnya, nampaknya mereka kurang ikhlas. Setuju jika itu dilakukan hanya sebagai batu loncatan... bukan sebagai tujuan. banyak yang lebih baik dari itu yang bisa kita lakukan....
Demikian pula sosok peminta-minta atau pengemis. Dia telahmenghinakan dirinya, sebagai orang yang tak berdaya. Padahal katanya.." tangan diatas lebih baik dari pada tangan di bawah".Ini lebih parah dari pada pengamen. Pengamen menampilkan dirinya, apa adanya.. jujur terang-terangan dan ada keringatnya. Sedangkan pengemis banyak yang tidak jujur ( kepura-puraan),pngorbanannya adalah menghinakan dirinya. Apakah kita tidak ingat.. " rizki yang kita makan tanpa pengorbanan yang seimbang,maka yang dimakan tadi menjadi tidak maslahat (manfaat).
Karena kita sadar hidup ini banyak kebutuhan, dan sumber kebutuhan itu ada pada orang lain. Rahasiah pertamanya adalah jadilah orang baik; jadi anak baik, jadi pelajar baik, jadi pekerja baik, jadi mahasiswa baik, jadi suami baik, jadi istri yang baik, jadi warga yang baik, jadi pemimpin yang baik, jadi pejabat yang baik, jadi politikus yang baik jadi... jadi... jadi..." sebaik-baiknya manusia adalah orang yang berguna bagi orang lain, kata pesan ulama ".Baik apanya yah... baik akhlaknya..baik ilmunya.. baik keterampilannya, baik amalnya, baik... baik... baik...Itu katanya orang bermutu.
Ada orang yang hanya diam saja- tidak berbuat apapun,tapi makan minum tidak pernah cuti. Dia benar-benar membatu.Keras...perlu tenaga yang keras untuk mengubahnya. Jadilah orang yang berguna bagi diri sendiri, syukur-syukur berguna bagi orang lain. Lebih istimewa lagi bisa berguna bagi nusa dan bangsa. Ayolah mencair jangan membeku.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar